Kopi Lokal Paling Diminati Tahun Ini – Fore Coffee Curi Perhatian
- Nathania Astria
- Jun 8, 2025
- 2 min read
Updated: Jul 6, 2025

Surabaya, 27 Mei 2025 — Persaingan bisnis kopi di Indonesia semakin ketat, namun satu nama tetap konsisten menarik perhatian: Fore Coffee. Dalam daftar kopi lokal paling diminati tahun 2025, Fore berhasil masuk peringkat ke-7, dan ini menjadi sorotan di kalangan pecinta kopi tanah air.
Meski tidak berada di posisi puncak, keberhasilan Fore Coffee menembus 10 besar nasional adalah pencapaian luar biasa. Dengan usia yang relatif muda dibandingkan pemain lama, Fore menunjukkan bahwa strategi digital dan inovasi produk bisa membawa brand lokal bersaing di level atas.
Strategi Inovatif dan Cita Rasa Modern
Fore Coffee dikenal sebagai salah satu pelopor konsep coffee-to-go berbasis teknologi di Indonesia. Lewat aplikasinya yang memudahkan pemesanan dan promo yang agresif, brand ini cepat meraih tempat di hati para pekerja muda dan mahasiswa.
Varian seperti Gula Aren Latte, Butterscotch Sea Salt Latte, dan Kopi Pandan jadi ciri khas Fore yang membedakannya dari brand lain.

"Saya nggak heran Fore masuk 10 besar. Mereka tahu cara menyajikan kopi lokal dengan sentuhan modern yang pas untuk anak muda,” ujar Indah (23), pelanggan tetap Fore di Bandung.
Lebih dari 200 Gerai, Siap Ekspansi Regional

Hingga awal 2025, Fore Coffee sudah membuka lebih dari 200 gerai di berbagai kota besar di Indonesia dan Singapura. Rencana ekspansi ke Malaysia dan Filipina sedang dalam tahap persiapan. Langkah ini memperkuat ambisi Fore untuk menjadi brand kopi lokal yang mampu bersaing secara global.
Selain ekspansi fisik, Fore juga sukses mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia, dan menjadi salah satu IPO tersukses tahun ini, dengan lebih dari 100 ribu investor bergabung.
Peringkat 7, Tapi Dampaknya Besar
Masuk ke peringkat ke-7 mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Tapi bagi para pengamat industri, ini adalah bukti kuat bahwa inovasi, konsistensi, dan branding yang kuat bisa mendorong kemajuan brand dalam waktu singkat.
“Fore Coffee bukan hanya menjual produk, mereka menjual pengalaman dan gaya hidup. Itu yang membuat mereka bertahan dan terus tumbuh,” jelas analis F&B, Dwi Hartanto.
Dari Kopi Lokal, Menuju Kelas Dunia
Dengan berbagai program seperti Discover The Unseen yang memberdayakan barista lokal, Fore juga mendorong kemajuan industri kopi dari sisi sumber daya manusia. Di ajang World of Coffee 2025, program ini mendapatkan banyak pujian.
Kesimpulan:
Fore Coffee mungkin berada di peringkat ke-7, tapi dampaknya sangat besar. Perjalanan mereka membuktikan bahwa menjadi terbaik tidak hanya soal angka, tapi tentang konsistensi dan inovasi yang terus relevan.
Sudah coba kopi lokal hari ini? Mungkin peringkat 7 ini justru jadi kejutan rasa yang tak terduga.


Comments